Nama : Seno Priyo Handoyo
NPM : 36416909
Universitas : Universitas Gunadarma
Dosen : Ahmad Nasher S.I.Kom,MM
Pengertian Wawasan Nusantara
Wawasan nusantara adalah sebuah
cara pandang dan sikap bangsa Indonesia dimulai dari lingkungannya dan
mengutamakan persatuan serta kesatuan wilayah dalam kehidupan bermasyarakat,
berbangsa dan bernegara.
Wawasan nusantara adalah sikap
dan cara pandang warga negara Indonesia yang didasarkan pada UUD 1945 dan
Pancasila. Dalam menjalankan wawasan nusantara, diutamakan untuk memenuhi
kesatuan wilayah dan menghargai perbedaan yang ada untuk mencapai tujuan nasional.
Indonesia adalah negara kepulauan yang memiliki banyak daerah bahkan pulau yang
masih belum berpenghuni. Banyaknya suku bangsa dan kebudayaan yang berbeda
membuat negara Indonesia kaya dengan beragam asetnya. Perbedaan ini menjadikan
Indonesia sebagai negara yang luas dan memiliki banyak keragaman dari ujung
Aceh hingga Papua.
Fungsi Wawasan
Nusantara
Fungsi wawasan nusantara di bagi
menjadi 4 kategori, yaitu :
1. Wawasan Nusantara Sebagai
Wawasan Pembangunan
Wawasan nusantara sebagai wawasan
pembangunan maksudnya adalah wawasan nusantara meliputi unsur-unsur yang lebih
kompleks seperti ekonomi, sosial ekonomi, kesatuan politik, sosial politik,
serta pertahanan dan keamanan negara.
2. Wawasan Nusantara Sebagai
Konsep Ketahanan Sosial
Wawasan nusantara sebagai konsep
ketahanan sosial maksudnya adalah wawasan nusantara memegang semua peranan
dalam perencanaan pembangunan, pertahanan keamanan, dan kewilayahan.
3. Wawasan Nusantara Sebagai
Wawasan Pertahanan dan Keamanan
Fungsi yang ketiga ini lebih
mengarah kepada pandangan geopolitik Negara Indonesia yang meliputi tanah air
Indonesia dan segenap wilayah kesatuan Republik Indonesia.
4. Wawasan Nusantara Sebagai
Wawasan Kewilayahan
Wawasan nusantara sebagai wawasan
kewilayahan berkaitan dengan pembatasan wilayah negara Indonesia guna untuk
menghindari sengketa dengan negara-negara tetangga.
Tujuan Wawasan
Nusantara
Tujuan wawasan nusantara terbagi
menjadi 2 aspek, yaitu :
1. Tujuan Nasional
Tujuan nasional wawasan nusantara
terdapat dalam pembukaan UUD 1945 yang menjelaskan bahwa tujuan dari
kemerdekaan bangsa Indonesia adalah “melindungi segenap bangsa Indonesia
dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk mewujudkan kesejahteraan umum,
mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang
berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial”.
2. Tujuan ke Dalam
Tujuan wawasan nusantara ke dalam
mengarah kepada kepentingan dalam negeri bangsa Indonesia yang terdiri dari
ribuan pulau yang tersebar di seluruh wilayah NKRI. Tujuan Negara Republik
Indonesia pada dasarnya adalah menjunjung tinggi kepentingan nasional, serta
kepentingan kawasan guna untuk mewujudkan kesejahteraan, kedamaian, serta
masyarakat di seluruh Indonesia.
Unsur Wawasan
Nusantara
1. Wadah
Wadah atau fokus dari wawasan nusantara merupakan wilayah
NKRI yang meliputi wilayah nusantara beserta organisasi negara Republik
Indonesia yang merupakan unsur kesatuan yang utuh. Unsur ini kemudian dibagi
menjadi 3 bagian, yaitu :
- · Wujud Wilayah, batas ruang lingkup wilayah nusantara ditentukan oleh lautan yang di dalamnya terdapat gugusan ribu pulau yang saling dihubungkan oleh perairan. Oleh karena itu nusantara di batasi oleh lautan dan daratan serta dihubungkan oleh perairan.
- · Tata Inti Organisasi, bagi Indonesia tata inti organisasi negara berdasarkan pada UUD 1945 yang menyangkut bentuk dan kedaulatan negara kekuasaan pemerintahan, sistem perwakilan dan sistem pemerintahan.
- · Tata kelengkapan organisasi, wujud data kelengkapan organisasi adalah kesadaran politik dan kesadaran bernegara yang harus dimiliki oleh seluruh bangsa Indonesia yang mencakup partai politik, golongan dan ormas.
2. Isi
Isi atau poin utama yang dimiliki wawasan nusantara adalah
aspirasi serta cita-cita bangsa Indonesia yang terwujud di dalam Pancasila dan
UUD 1945. Isi wawasan nusantara ini menyangkut dua hal pokok, yaitu :
- · Realisasi aspirasi bangsa sebagai kesepakatan bersama serta pencapaian cita-cita dan tujuan nasional.
- · Persatuan dan kesatuan dalam kebhinekaan yang meliputi semua aspek kehidupan nasional.
3. Tata Laku
Tata laku wawasan nusantara meliputi tindakan bangsa
Indonesia untuk mewujudkan falsafah hidup Pancasila serta UUD 1945. Perwujudan
dari tindakan masyarakat yang sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945 inilah yang
kemudian menjadi wawasan nusantara.
Tata laku batiniah mencerminkan semangat, jiwa, dan
mentalitas yang baik dari masyarakat Indonesia, sedangkan tata laku lahiriah
tercermin dalam perbuatan, tindakan, dan perilaku dari bangsa Indonesia.
Hakikat Wawasan Nusantara
Hakikat wawasan nusantara adalah hakikat yang senantiasa
utuh dalam lingkup nusantara yang bertujuan untuk kepentingan nasional tanpa
menghilangkan kepentingan yang lain seperti kepentingan kelompok, daerah, serta
kepentingan individual.
Hakikat wawasan nusantara merupakan keutuhan nusantara
dimana cara pandang yang ada di dalamnya bertujuan untuk mencapai keutuhan
nasional. Jadi, hakikat wawasan nusantara adalah sikap yang menunjukkan kalau
kita adalah masyarakat Indonesia yang memiliki peran utama untuk memajukan
negeri ini. Oleh karenanya dengan berpedooman pada wawasan nusantara kita bisa
melindungi keutuhan bangsa ini dengan mendukung pembangunan nasional yang
sesuai dengan tujuan nasional. Kondisi ini bertujuan untuk menjadi kesuksesan
nasional.
Asas Wawasan Nusantara
Asas wawasan nusantara merupakan ketentuan atau kaidah pokok
yang harus di taati, di patuhi, dan di pelihara untuk menciptakan perdamaian
dan keseimbangan di negeri ini. Apabila asas wawasan nusantara ini terabaikan
atau bahkan tidak dilaksanakan, maka hal tersebut dapat membuat perpecahan di
negara Indonesia ini.
Berikut
adalah penjelasan tentang asas wawasan nusantara :
1. Kepentingan yang Sama
Saat menegakkan dan merebut kemerdekaan, kepentingan bersama
bangsa ini adalah menghadapi para penjajah secara fisik.
2. Keadilan
Kesesuaian pembagian hasil yang adil atas jeri payah dan
aktifitas yang telah dilakukan baik itu individu ataupun kelompok.
3. Kejujuran
Keberanian untuk berfikir dan bertindak sesuai dengan fakta
dan realita serta ketentuan yang benar walaupun itu pahit sedikitpun. Demi
terciptanya kebenaran dan kemajuan bangsa dalam suatu negara.
4. Solidaritas
Solidaritas sangat diperlukan. Dengan adanya kerja sama,
rela berkorban, mau berbagi untuk orang lain tanpa meninggalkan ciri dan
karakter budaya masing-masing.
5. Kerja Sama
Adanya koordinasi, saling mengerti satu dengan yang lainnya
berdasarkan atas kesetaraan sehingga kerja menjadi lebih efektif untuk mencapai
target yang telah ditentukan bersama.
6. Kesetiaan
Kesetiaan terhadap kesepakatan bersama untuk menjadi bangsa
yang mandiri. Kesetiaan terhadap segala kesepakatan yang telah dibuat sangatlah
penting dan menjadi tonggak utama untuk terciptanya persatuan dan kesatuan di
dalam suatu negara. Apabila kesetiaan ini goyah, bisa dipastikan persatuan dan
kesatuan suatu bangsa akan hancur berantakan.
Kedudukan Wawasan Nusantara
Wawasan nusantara sebagai wawasan nasional bangsa Indonesia
adalah ajaran yang sangat diyakini kebenarannya oleh seluruh rakyat agar tidak
terjadi penyalahgunaan atau penyesatan serta penyimpangan dalam upaya mencapai
dan mewujudkan tujuan nasional.
Wawasan nusantara dalam paradigma nasional bisa dilihat dari
stratifikasinya sebagai berikut ini :
- · Pancasila sebagai falsafah, ideologi bangsa dan dasar negara yang memiliki kedudukan sebagai landasan idiil.
- · Undangan-undangan Dasar 1945 sebagai landasan konstitusi negara Indonesia dan memiliki kedudukan sebagai landasan konstitusional.
- · Wawasan nusantara sebagai visi nasional, memiliki kedudukan sebagai landasan visional.
- · Ketahanan Nasional sebagai konsepsi nasional atau sebagai sebuah kebijakan nasional yang memiliki kedudukan sebagai landasan operasional.
Aspek Wawasan
Nusantara
Berikut ini adalah penjelasan beberapa aspek wawasan
nusantara :
1. Aspek Falsafah Pancasila
Pancasila merupakan dasar dalam terjadinya wawasan
nusantara. Hal ini dikarenakan wawasan nusantara mengambil nilai-nilai yang ada
di dalam Pancasila. Nilai-nilai itu diantaranya adalah sebagai berikut :
- · Penerapan hak asasi manusia. Contohnya memberikan kesempatan dalam menjalankan ibadah sesuai dengan kayakinannya masing-masing.
- · Memprioritaskan kepentingan masyarakat di bandingkan dengan kepentingan pribadi.
- · Pengambilan keputusan berdasarkan dalam musyawarah.
2. Aspek Kewilayahan Nusantara
Aspek kewilayahan nusantara dalam hal ini terletak pada
pengaruh geografi. Hal ini di karenakan Negara Indonesia kaya akan sumber daya
alam serta suku dan budaya.
3. Aspek Sosial Budaya
Aspek sosial budaya dalam hal ini terjadi karena Indonesia
memiliki ratusan suku bangsa dan memiliki berbagai macam budaya lokal, adat
isitiadat, bahasa, agama dan kepercayaan yang berbeda. Hal ini menjadikan tata
kehidupan nasional memiliki interaksi antar kelompok.
4. Aspek Sejarah
Acuan pada aspek sejarah ini dikarenakan Indonesia memiliki
banyak pengalaman sejarah yang sangat pahit. Sehingga harapan untuk kedepannya
tidak akan terulang lagi hal yang dimikian yang bisa menyebabkan perpecahan
bangsa Indonesia.
Implementasi Wawasan
Nusantara
Implementasi dalam Kehidupan Politik, Ekonomi, Sosial
Budaya, dan Hankam. Penerapan atau Implementasi Wawasan Nusantara harus
tercermin di dalam sikap pola pikir, pola sikap, dan tindakan yang senantiasa
mendahulukan kepentingan bangsa daripada kepentingan pribadi. Dengan kata lain,
Wawasan Nusantara menjadi hal yang mendasari cara berfikir, bersikap serta
bertindak dalam menyikapi, menangani masalah yang menyangkut kehidupan
bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Implementasi Wawasan Nusantara berorientasi dalam
kepentingan rakyat dan tanah air yang secara utuh dan menyeluruh, seperti
sebagai berikut :
1. Implementasi Wawasan Nusantara dalam Kehidupan Politik
Dalam kehidupan politik ini akan menciptakan iklim
penyelenggaraan negara yang lebih sehat nan dinamis. Hal tersebut tampak di
dalam wujud pemerintahan yang aspiratif, kuat serta terpercaya yang dibangun
sebagai penjelmaan kedaulatan rakyat.
2. Implementasi Wawasan Nusantara dalam Kehidupan Ekonomi
Dalam kehidupan ekonomi ini akan terciptanya tatanan ekonomi
yang menjamin pemenuhan dan meningkatnya kesejahteraan dan kemakmuran rakyat
dengan merata dan adil. Di lain sisi, Implementasi Wawasan Nusantara
mencerminkan sikap tanggung jawab pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) yang
selalu memperhatikan kebutuhan masyarakat tiap daerah secara timbal balik dan
kelestarian Sumber Daya Alam (SDA) itu sendiri.
3. Implementasi Wawasan Nusantara dalam Kehidupan Sosial
Budaya
Dalam kehidupan sosial budaya akan menciptakan sikap lahir
dan batin yang mampu untuk menerima, mengakui dan menghormati segala bentuk
perbedaan atau kebhinnekaan sebagai kenyataan hidup sekaligus menjadi karunia
dari Sang Pencipta. Implementasi Sosial Budaya ini juga akan menciptakan
kehidupan masyarakat dan bangsa yang lebih rukun dan bersatu tanpa
membeda-bedakan agama, suku, asal daerah atau bahkan kepercayaan serta golongan
berdasar status sosialnya.
4. Implementasi Wawasan Nusantara dalam Kehidupan HanKam
Dalam kehidupan hankam akan menumbuhkembangkan rasa
kesadaran cinta tanah air dan bangsa yang nantinya apabila diterapkan akan
membentuk sikap Bela Negara dalam diri tiap Warga Negara Indonesia. Kesadaran
dan Sikap Cinta Tanah Air dan bangsa serta Bela Negara ini akan menjadi salah
satu modal utama yang nantinya sebagai penggerak partisipasi Warga Negara
Indonesia di dalam menanggapi berbagi bentuk datangnya ancaman, seberapapun
kecilnya dan darimanapun datangnya, atau setiap gejala yang membahayakan keselamatan
bangsa dan kedaulatan negara. Di dalam Pembinaan seluruh aspek kehidupan
nasional, dijelaskan sebagaimana di atas bahwa Implementasi Wawasan Nusantara
harus menjadi nilai yang menjiwai segenap peraturan perundang-undangan yang
berlaku di setiap strata seluruh Indonesia. Namun, di samping itu juga Wawasan
Nusantara diimplementasikan dalam segenap pranata sosial yang berlaku di
masyarakat dalam nuansa kebhinnekaan sehingga akan menciptakan kehidupan yang
lebih akrab, peduli, hormat, toleran dan taat kepada hukum.
Kesimpulan
Wawasan nusantara adalah sebuah cara pandang dan sikap kita sebagai rakyat dari bangsa
Indonesia yang dimulai
dari lingkungannya dan mengutamakan persatuan serta kesatuan wilayah dalam
kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Adapun fungsi dari wawasan nusantara tersebut ialah wawasan
nusantara sebagai wawasan pembangunan, wawasan nusantara sebagai konsep
ketahanan sosial, Wawasan nusantara sebagai wawasan pertahanan dan Keamanan, wawasan nusantara sebagai wawasan kewilayahan. Wawasan nusantara mempunyai 2 tujuan yaitu
tujuan nasional dan kedalam.Wawasan nusantara sebagai wawasan nasional bangsa Indonesia adalah ajaran yang sangat diyakini kebenarannya oleh seluruh rakyat agar tidak terjadi penyalahgunaan atau penyesatan serta penyimpangan dalam upaya mencapai dan mewujudkan tujuan nasional. Dengan berpedoman pada wawasan nusantara
kita bisa melindungi keutuhan bangsa ini dengan mendukung pembangunan nasional
yang sesuai dengan tujuan nasional. Kondisi ini bertujuan untuk menjadi
kesuksesan nasional. Asas
wawasan nusantara merupakan ketentuan atau kaidah pokok yang harus di taati, di
patuhi, dan di pelihara untuk menciptakan perdamaian dan keseimbangan di negeri
ini.Hakikat wawasan nusantara merupakan keutuhan nusantara dimana cara pandang yang ada di dalamnya bertujuan untuk mencapai keutuhan nasional. Jadi, hakikat wawasan nusantara adalah sikap yang menunjukkan kalau kita adalah masyarakat Indonesia yang memiliki peran utama untuk memajukan negeri ini. Penerapan atau
Implementasi Wawasan Nusantara harus tercermin di dalam sikap pola pikir, pola
sikap, dan tindakan yang senantiasa mendahulukan kepentingan bangsa daripada
kepentingan pribadi. Dengan kata lain, Wawasan Nusantara menjadi hal yang
mendasari cara berfikir, bersikap serta bertindak dalam menyikapi, menangani
masalah yang menyangkut kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Penerapan atau Implementasi Wawasan Nusantara harus tercermin di dalam sikap pola pikir, pola sikap, dan tindakan yang senantiasa mendahulukan kepentingan bangsa daripada kepentingan pribadi. Dengan kata lain, Wawasan Nusantara menjadi hal yang mendasari cara berfikir, bersikap serta bertindak dalam menyikapi, menangani masalah yang menyangkut kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Sumber :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar